Friday, December 13, 2013

Puisi "Ibu"

rasa sayangmu kepadaku sangatlah besar
kau... relakan nyawamu hanya demi anakmu
kau.. relakan bekerja seharian hanya demi anakmu
kau.. selalu membelaku,
walaupun aku yang salah..
kau.. selalu memotifasiku,
agar aku menjadi anak yang cerdas, mandiri, sholeh, dan sholehah..

banyak di luar sana yang telah menyianyiakanmu
anak yang durhaka!!!!
anak yang tidak punya rasa iba dan kasih sayang..

padahal,,
sejelek-jeleknya ibu, dia tetap ibu kita!!!
semiskin-miskin dia, dia tetap ibu kita!!

tidak ada orang yang mau merelakan nyawanya hanya demi kita,,
kalau bukan ibu kita sendiri..

sayangilah ibu kita..
kita masih beruntung dia masih ada..
kelak..
dia tidak ada lagi di dunia ini kita akan menyesal..

saran: janganlah kita bersikap sekali kasar pada ibu kita..

Puisi "Optimis"

semua manusia menginginkan dirinya sukses
di dunia maupun di akhirat..
tetapi,
kalau kelakuannya aja tidak berubah
gimana dia mau sekses..???

kalau kita ingin sukses,
kita harus berusaha, berdo'a
agar semua yang kita inginkan tercapai

hal yang paling penting..
kita harus menjaga bicara kta
kepada orang yang lebih tua dari kita.
terutama ibu kita,
kalau ibu kita salah bicara,
kita lah yang akan menyesal..

selain itu juga,,
kita tidak boleh berpengaruh pada orang lain..
berusahalah kita bersifat optimis..
karna manusia optimis adalah manusia
yang tidak akan menyesal apa yang telah ia putuskan..

malah, sebaliknya...
mereka akan mendapat sebuah..
pengalaman yang sangat besar,,
mereka yakin dari semua kegagalan mereka,
itu akan ada suatu keberhasilan yang tertunda..

Puisi "Penghianat"

tetesan air mata,
yang mengalir dimataku..
aku menangis..
karna engkau..
engkau, yang tak setia padaku.

buat apa aku menangisimu???
belum tentu kamu juga menangisiku...

kaulah sahabat..
yang hanya bisa memanfaatkan sahabatnya sendiri..
di kala suka kau mendekatiku,
di kala duka kau menjauh dariku..

seandainya...
aku bisa mendapat sahabat yang setia padaku,
tetapi..
itu semua tidak mungkin.

aku..
hanya ingin mencari sahabat..
yang mau menerima ku apa adanya???
bukan karena ada apanya dariku???

Puisi "Egois"

memulai semua dari nol..
dari kita yang selalu bersama-sama,
dan sampe sekarang..

aku tak tahu bagaimana sikapmu itu,,
sikapmu yang terlalu egois,
membuat aku tak nyaman padamu..

kamu yang selalu mengaturku,
asal kamu tahu aja ya??
aku itu gak mau di atur-atur sama siapa aja..

dan kamu selalu merasa..
aku itu membutuhkan kamu..
tidak ada yang berarti bagi aku,
di dunia ini,,
kalau bukan keluarga ku..

aku sama kamu itu..
mulai sekarang bukan siapa-siapa lagi..

aku ingin belajar melupakanmu,
slama-lamanya..

Puisi "Mengalah"

setiap manusia ..
menginginkan dirinya selalu menjadi pemenang..
padahal yang mereka lakukan,
ialah salah besar.

kalau seandainya mereka tau,
kemenangan itu tidak selalu berpihak pada kita,
begitu pula dengan orang lain..

hal yang membuat mereka itu adalah sifat egois..
mereka selalu tidak mau mengalah,
dalam apapun..

bila kita tahu,,
mengalah itu
lebih baik .,,
daripada tidak mengalah..

hey!!!
tetapi,,,
mengalah itu hanya untuk kebaikan lho!!!
bukan kejahatan...

kalau kita mengalah demi kejahatan,,
percuma aja kita mengalah..

dan mengalah itu membuat kita..
menjadi lebih dewasa sebelumnya.
yang pastinya menahan egois kita..