meratapi yang sudah terjadi..
aku,
selalu ingin dekat denganmu.
tapi, itu mungkin hanya sia-sia..
kau slalu menjauh dariku,
sejak kejadian itu..
memang benar kata temen-temen aku..
kamu hanya memanfaatkan aku saja,
sebagai sahabatmu..
sakit rasanya kau diamkan aku.
tapi,
percuma aja..
kalau aku menegur kau,
kau slalu menganggapku tak ada..
sekarang aku sadar,,
buat apa aku menangisimu..
belum tentu juga kamu menangisiku.
dan,
perlu kamu tau..
masih banyak yang ingin menjadi sahabatku,
yang menerimaku apa adanya,,
bukan seperti kau ..
yang ingin menerima aku karena ada apanya??
seandainya,,
aku bisa memutarkan semua waktu itu,,
aku tak ingin menjadi sahabatku..
aku,
selalu ingin dekat denganmu.
tapi, itu mungkin hanya sia-sia..
kau slalu menjauh dariku,
sejak kejadian itu..
memang benar kata temen-temen aku..
kamu hanya memanfaatkan aku saja,
sebagai sahabatmu..
sakit rasanya kau diamkan aku.
tapi,
percuma aja..
kalau aku menegur kau,
kau slalu menganggapku tak ada..
sekarang aku sadar,,
buat apa aku menangisimu..
belum tentu juga kamu menangisiku.
dan,
perlu kamu tau..
masih banyak yang ingin menjadi sahabatku,
yang menerimaku apa adanya,,
bukan seperti kau ..
yang ingin menerima aku karena ada apanya??
seandainya,,
aku bisa memutarkan semua waktu itu,,
aku tak ingin menjadi sahabatku..
No comments:
Post a Comment